“Surat Untuk Sahabat” sebuah aksi sederhana bukti kepedulian kepada penderita HIV AIDS

GE DIGITAL CAMERA

sore ini saya ingin berbagi cerita tentang sebuah aksi volunteer yang pernah saya gagas bersama rekan saya. agak terlambat juga nih posting nya mengingat kegiatannya sudah lama berlalu, tapi mudah-mudahan postingan ini bisa menginspirasi rekan muda untuk ikut bergerak, take a lead, dan berbagi manfaat dengan orang banyak tanpa memilih-milih.

Jakarta, Sabtu 10 Maret 2012 (bertepatan dengan ulang tahun saya) maaf gak penting wkwkwk, dilaksanakan sebuah aksi berkaitan dengan HIV AIDS yang diberi nama #suratuntuksahabat bentuk kegiatan ini sangat simpel, yaitu pengumpulan surat dari berbagai macam kalangan dan jenis umur yang mana surat itu ditujukan kepada ODHA (Orang dengan HIV AIDS).

menghadapi kenyataan semakin tinggi nya angka kasus HIV AIDS, terutama di Jakarta sebagai Propinsi dengan jumlah kasus HIV AIDS tertinggi sudah bukan waktu nya kita menutup mata, dengan banyaknya penderita HIV AIDS, timbul permasalahan baru, mereka para ODHA tidak hanya berperang dengan penyakitnya tapi juga harus menghadapi kenyataan munculnya stigma bahkan diskriminasi yang harus mereka alami di tengah masyarakat.

tujuan dari pengumpulan surat ini adalah mengumpulkan kata-kata berupa pesan positif yang dituangkan dalam sepucuk surat yang ditujukan langsung kepada ODHA dari orang non ODHA, diharapkan aksi ini dapat menjadi bukti kepedulian kita terhadap para ODHA dan media penyemangat untuk tetap semangat menjalani hidup

pengumpulan surat dimulai dari tanggal 10 maret dimulai dengan publikasi aksi ini kepada khalayak melalui berbagai media publikasi, respon masyarakat pun cukup positif dan mereka antusias sekali. pengumpulan surat dilakukan dengan mekanisme yang bermacam-macam, ada yang mengirimkan surat lewat email, twitter, facebook, dan tidak sedikit juga  yang langsung menyerahkan kepada kami surat lengkap dengan amplop dan semprotan parfum. sebagai penggagas kegiatan (saya (Aldis), Yuda, Dwi, Ayo, Utari, and Lya) selama satu minggu mengumpulkan semua pesan tersebut dan membungkus setiap surat dengan amplop dan pita merah untuk selanjutnya diserahkan ke sebuah yayasan AIDS di Jakarta

isi dari pesan yang disampaikan beraneka ragam seperti “saya senang sekali mendapatkan kesempatan untuk menulis surat ini kepada kamu, saya berharap kamu dapat membalas surat ini melalui email l xxxx@xxxx.com saya harap kita bisa menjadi teman, salam” ungkap seseorang berinisial J yang menulis surat melalui email, lucu sekali mengetahui fakta ada yang meninggalkan alamat email, alamat sosial media, bahkan ada yang membubuhkan no HP. kami sebagai panitia sungguh senang mengetahui antusiasme publik untuk membuat surat begitu besar.

GE DIGITAL CAMERA

pada tanggal 17 maret 2012 kami mengunjungi sebuah yayasan AIDS di Jakarta untuk menyerahkan langsung surat-surat tersebut kepada ODHA. sungguh tidak disangka-sangka mereka menyambut aksi kami dengan sangat baik, mereka membaca setiap pucuk suratnya dan menempelkan beberapa di mading yayasan.

di akhir acara, kami pun berfoto bersama dengan para ODHA.

dari pengalaman ini saya tersadar bahwa di antara mereka yang mendiskriminasi dan memberi stigma masih banyak sebagian besar orang yang peduli bahkan mau menyisihkan waktunya untuk memberikan semangat kepada ODHA.

STOP STIGMA DAN DISKRIMINASI ODHA

LAWAN PENYAKITNYA, BUKAN ORANGNYA!!!

GE DIGITAL CAMERA

GE DIGITAL CAMERA

GE DIGITAL CAMERA

GE DIGITAL CAMERA

Advertisements
This entry was posted in Artikel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s