MY SEVEN SOMETHING

Seven

Beberapa Bulan yang lalu saya mengikuti sebuah training tentang inovasi, sebelum training dimulai kami diberi tugas selama satu minggu untuk melakukan 7 hal baru yang disebut misi 7 lalu menuliskan ceritanya ke dalam sebuah essay singkat

bagi saya sih setiap hari harus ada sesuatu yang baru untuk dilakukan (ciee sombong) so, dengan adanya tugas ini saya tidak merasa terbebani sama sekali, tapi yang menjadi beban adalah, ketika harus menuangkannya ke dalam sebuah essay “angkat tangan yang setuju!!”

hahahahahaha

Dari mulai cerita kejutan ulang tahun yang gagal sampai kercaunan Tahu Telor saya ceritakan di sini, ya memang agak sedikit gak penting sih tapi siapa tahu  bisa ada beberapa ksiah yang bisa diambil hikmahnya kalo bagi saya sih tentu semua penting karena di setiap cerita saya jadi tokoh utama nya wkwkwk

Continue reading

Odaiba (Dari mulai ketemu Sanji, Ketemu Robot Gundam, sampai Bugil-Bugilan di Onsen)

Pengalaman di Jepang yang tidak bisa saya lupakan tentunya adalah pengalaman pergi ke pemandian umum tradisional jepang yang terkenal, yang biasa disebut Onsen. Rasanya nikmat sekali mandi di onsen ini apalagi kebetulan saya pergi ke sana ketika winter, di mana suhu udara sekitar 4 drajat celcius dan saya berendam di air yang bersuhu 39-41 drajat celcius.. rasanya seperti jadi kepiting rebus (in a good way).

entrance-to-oedo-onsen

Jadi ceritanya begini, minggu kedua di jepang, seperti hari-hari biasanya sepulang saya “ngampus” di Meiji, anti banget deh pokoknya bagi saya kalau langsung pulang ke rumah homestay, saya bersama geng saya yang menamakan diri mafia geng, wkwkwk jalan-jalan ke odaiba sebetulnya hari itu saya merasa lelah sekali, maklum, sebelum ke odaiba kami pergi ke Japan diet Building (Koukaigijidou) gedung parlemennya jepang, randomly di sana kami balapan lari, dan menjadi saksi peristiwa yang dramatis bersama seorang nenek sebatang kara dari australia (nanti cerita spesifiknya akan saya ceritakan secara khusus). Karena hari itu agenda kami cukup padat, kami pergi ke odaiba pada saat hari sudah menjelang malam alias magrib-magrib.

Continue reading